Chapter 95 - Berpasangan (2/2)
”Tak ku sangka kau akan datang berpasangan denganku!” Karin menatap tajam ke arah Riyan. Tatapan Karin semakin membuat Riyan tertarik karena biasanya tatapan yang diberikan oleh tiap wanita yang melihatnya adalah tatapan penuh harapan dan hasrat yang kadang membuat Riyan risih karenanya.
”Tidak masalah jika aku berpasangan denganmu kan? lagi pula aku masih partnermu juga!” tegas Riyan tersenyum penuh arti.
”Yah, kau benar juga!” pasrah Karin langsung membelakan untuk melakukan pemanasan.
”Apa yang kau lakukan?” Zein menatap tajam ke arah Adora yang telah menghalangi langkahnya. Zein berencana untuk menghampiri Alisya dan mengajaknya untuk berpasangan namun Adora sudah lebih dahulu berada dihadapannya.
”Aku tau kau pasti akan menuju ke Alisya, tapi kau tau kan Adith akan berada disana meski kau datang untuk berpasangan dengan Alisya!” senyum Adora licik setelah melihat Adith sudah berada di sisi Alisya.
”Meski begitu aku takkan mau berpasangan denganmu!” Zein berkata dengan dingin menjauhkan Adora hadapannya.
”Baiklah jika itu maumu, tapi apa kamu bisa melakukannya sendiri? semua orang sudah berpasangan atau kamu mau berpasangan dengan pak Anto?” tunjuk Adora melihat hampir semuanya telah memiliki pasangan.
Zein melihat pak Anto yang menatapnya garang membuatnya langsung melingkarkan kedua tangannya ke Adora dilajutkan dengan pemanasan berpasangan dari balik pungguung keduanya. Adora tertawa penuh kemenangan melihat ekspresi wajah Zein.
”Selanjutnya sit Up, dimulai dari para laki-laki dulu! Gunakan matras yang sudah disiapkan.” Pak Anto meniup peluitnya dengan keras karena kehebohan para siswa untuk memberikan intruksi berikutnya.
”Jadi, bisakah kau memegangnya dengan baik???” Adith menujuk ke arah kakinya melihat Alisya yang masih tampak gugup karena posisi mereka.
”Tentu saja!!! aku bahkan tak yakin apakah kamu bisa melakukannya dengan benar.” tantang Alisya duduk dan langsung menahan kakinya dengan erat.
”Benarkah?? apa yang akan kamu berikan jika aku bisa melakukannya lebih dari yang kamu duga?” tantang balik Adith mendekatkan posisinya sehingga wajahnya sangat dekat dengan wajah Alisya.
Alisya paling tidak suka kepada orang yang memberinya sebuah tantangan terlebih jika orang itu adalah Adith yang sedari awal selalu saja menggodanya dan membuatnya menjadi salah tingkah. Adith adalah seorang cowok pertama yang selalu mendekatkan diri kepada dirinya dalam jarak yang sangat intim. Selama ini ia hanya bersama Karin dan Karan. Karan mungkin pernah memberikaan perasaan yang sama seperti yang dirasakanya saat ini namun baru kali ini Alisya merasakan suatu getaran yang selalu membuatnya bingung akan perasaanya sendiri.