Chapter 12 - Tunangan CEO (1/2)
Situasi dimana keduanya saling pandang dan terdiam, terbawa angan mereka masing-masing. Tiba-tiba seorang wanita masuk dan membuyarkan lamunan mereka.
”Ludius…! Apa yang sedang kalian lakukan?” Teriak wanita yang baru saja datang dengan perasaan geram, dia menghampiri Silvia dan menariknya hingga terjatuh.
”Augh…”. Silvia mencoba berdiri dan berjalan mundur.
”Siapa kamu, apakah kamu salah satu simpanan dari calon tunangan ku?” Mendengar itu, dada Silvia tiba-tiba terasa sesak.
”Maaf Nona, saya tidak bermaksud seperti itu pada Tuan Lu, Sungguh tadi hanya sebuah kecelakaan. Saya hanyalah pelayan, tidak mungkin saya berani berbuat seperti itu. Saya Permisi dahulu”. Silvia keluar ruangan dengan wajah tertunduk untuk menyembunyikan wajahnya yang berubah mendung.
”Xiang Zhu, Barusan apa yang telah kau perbuat padanya…! Apa aku memberimu izin untuk menarik dan mendorongnya hingga terjatuh?” Ludius berubah menjadi marah melihat apa yang terjadi pada Silvia.
”Ludius, apa kamu sedang membelanya? Jelas-jelas dia bersalah karena telah menggoda mu. Aku ini calon tunanganmu, Apakah aku harus mengingatkan mu lagi tentang surat wasiat dari mendiang Ibumu?” Wanita yang tengah berdebat dengan Ludius adalah Xiang Zhu, Dia berbicara dengan nada mengancam, seolah-olah mengerti dengan kelemahan dari Ludius.
”Xiang, Ingatlah..! Aku menerima mu hanya karena surat wasiat yang kau bawa. Jika aku menemukan bukti bahwa surat itu palsu, atau kau telah membohongi ku. Aku tidak segan-segan untuk membuat hidupmu lebih menyakitkan dari pada neraka itu sendiri..! Sekarang, keluar..!” Usir Ludius,
”Baik, aku akan keluar. Aku kemari hanya untuk melihat keadaan mu, Syukurlah ternyata kau baik-baik saja. Dan Ludius, kita perlu memesan gaun untuk pesta pertunangan kita. Aku sudah memilih tempatnya untuk…” Belum selesai Xiang berbicara Ludius memotong perkataannya dengan geram.
”Cukup..! Tidak perlu basa-basi. Aku tahu, kau kemari hanya untuk meminta uang bukan!”. Memberikan kartu gold ”Pin ada di belakang kartu. Sekarang, keluar..!” Usir Ludius. Xiang Zhu keluar dengan senyum Liciknya.
”Bibi Yun, apa Bibi ada di luar?” Panggil Ludius .
”Ada apa Tuan memanggil saya?” Bibi Yun berjalan masuk
”Perintahkan salah satu orang kita untuk diam-diam mengikuti kemanapun Nona Xiang Zhu pergi”.
”Baik Tuan, Saya akan segera mengurusnya. Maaf jika saya bertanya, apakah Tuan mulai meragukan Nona Xiang Zhu sebagai wanita yang mendiang Nyonya besar inginkan?”
”Aku dulu percaya begitu saja karena ini menyangkut mendiang Ibu. Tapi, setelah ku fikirkan kembali, seperti nya ada yang wanita licik itu sembunyikan. Bagaimanapun aku harus menemukan bukti yang menunjukkan bahwa dia bukanlah orangnya”
”Baik Tuan. Apa ada hal lain yang Tuan inginkan?”
”Cari tahu dimana Silvia berada, aku khawatir dia akan diincar kembali oleh orang-orang yang mempunyai masalah denganku. Jika dia berada di luar, paksa dia untuk kembali. Itu lebih baik untuknya”
”Baik Tuan, Saya permisi”.
'Mulai sekarang, kehidupan mu akan semakin sulit gadis kecil. Bagaimana kamu akan menghadapinya, aku akan selalu mengawasi mu dari jauh'.
”Ludius, aku ingin mengatakan hasil dari penyelidikan kemarin” Tiba-tiba saja Longshang masuk tanpa mengetuk pintu.
”Ada apa, apakah ada sesuatu yang penting?”. Ludius mengerutkan kening, seperti tahu apa yang akan dikatakan oleh Longshang.