Chapter 127 Restu sang kaka (2/2)

Istri Manja Tuan Kusuma Eli 19060K 2022-07-20

” Saya yakin akan perasaan saya pada Nadia. Dan saya juga yakin kami bisa hidup bahagia. Kami bisa saling mengenal setelah kami menikah. Dan aku yakin itu akan lebih baik. Karena kami bisa saling menerima kekurangan masing - masing jika kami langsung menikah”

Nadia dan Risti hanya membatu, menyaksikan perdebatan antara kedua lelaki ini. Mereka terus bergantian menatap Jimmy dan Satya

” Aku ingin adikku bahagia. Apa kamu yakin, kamu akan bisa menerima masa lalunya juga? Bisa saja kamu hanya melihat kecantikan dia saja, tapi setelah tahu keburukan adikku. Kamu akan membuat dia lebih menderita! ”

Satya terdengar dingin dan serius

” Aku sama sekali tidak peduli dengan masa lalu Nadia. Karena aku hanya ingin menjadi bagian dari masa depan dia, bukan masa lalunya. Meskipun masa lalunya buruk, aku yakin bisa menerimanya, karena aku juga sudah mengetahui semua itu ”

Satya terkejut dengan jawaban Jimmy, lalu dia menatap Nadia dan mengerutkan dahi ” Apakah dia sudah menceritakan semuanya ” Pikir Satya. Nadia hanya diam tertunduk

Satya terus melontarkan pertanyaan, untuk meyakinkan hatinya kalau dia benar - benar melepas Nadia pada pria yang tepat.

” Aku hanya ingin adikku bahagia. Sudah cukup penderitaan yang dia alami selama ini. Keputusan terakhir tetap ada ditangannya. Karena dia yang akan menjalani biduk rumah tangga nantinya. Jika kamu memang yakin dia adalah yang terbaik, aku akan memberikan restu pada kalian. Tapi jika kamu membuat adikku menderita. Maka aku tidak akan pernah membiarkan mu hidup tenang ” Satya mendelik, memberikan senyum licik, layaknya sebuah ancaman

”Tentu saja. Aku akan berusaha membuat dia bahagia ” Jimmy dan Nadia saling menatap dan melontarkan senyum yang hangat. Genggaman tangan Jimmy semakin erat dirasakan Nadia. Ada kebahagiaan dan kehangatan yang dia rasakan di dalam hatinya. Setelah semua yang dia lewati, akhirnya dia menemukan Jimmy

” Aku tidak ingin berlama - lama. Aku akan segera mengurus pernikahan kami ” Jimmy memancarkan senyum bahagia saat mengatakannya

” Bagaimana dengan orang tua mu? Bukankah kamu harus meminta restu dulu pada mereka? Aku tidak ingin keluarga mu nantinya mempersulit adikku ”

” Aku tidak punya orang tua. Kamu tenang saja. Aku akan berusaha melindungi Nadia. Bagaimana pun itu, tidak akan kubiarkan orang lain mengganggunya! ”