Chapter 108 Nikmati waktumu bersamanya!! (1/2)

Istri Manja Tuan Kusuma Eli 21350K 2022-07-20

Chelsea masih di papah Jimmy hingga ke ruang pemotretan..

” Nona, apa anda yakin anda tidak apa - apa?

Perlu saya panggilkan dokter tidak? ”

Jimmy menawarkan dengan hormat, tapi dengan sikap sombongnya dia menolak tawaran Jimmy

” Terimakasih karena sudah membantu ku, tapi kamu bisa pergi sekarang ”

Chelsea mengusir Jimmy dengan wajah angkuhnya.

” Kalau begitu saya permisi nona ”

Jimmy pun meninggalkan Chelsea

” Huh sial, coba tadi tidak ada mereka. Aku pasti bisa menghabiskan waktu lebih lama bersama pria tampan itu ” Chelsea mendengus kesal

” Tapi dia siapa ya?

Kenapa dia bisa ada disini?

Melihat direktur Nadia dan Pak Jimmy begitu sopan kepadanya, sepertinya dia merupakan orang yang berpengaruh di perusahaan ini.

Aku pasti bisa mendapatkan mu tampan ”

Chelsea pun tersenyum sendiri

Di sisi lain, Nadia sedang berada diruang Gina. ” Gin apa kamu tahu kalau ada seorang artis yang mau merayu Tuan Yudha? ”

Nadia mulai bertanya pada Gina yang sedang duduk di kursi kerjanya dengan secangkir teh ditangannya

” Aku tahu, tadi aku melihatnya. Biarkan saja, toh dia masih belum melakukan apapun yang meyakinkan kita bahwa dia ingin merebut suamiku. Kalau dia sudah mulai pergerakannya, baru kita akan bertindak. Jadi biarkan saja dia bermain - main terlebih dahulu”

Gina begitu tenang saat berbicara dengan Nadia

” Aku ingin minta tolong padamu untuk mencari informasi sedetil - detilnya tentang dia! Jangan sampai ada satu informasi kecil pun yang terlewatkan! ”

Gina tersenyum menyeringai penuh kelicikan di sela minum tehnya

” Tenang saja. Aku mengerti apa yang kamu maksudkan! Aku yakin bisa mendapatkan sesuatu yang menarik tentang dia ”

Nadia pun ikut tersenyum, menebak apa yang akan dilakukan Gina nanti

” Bagaimana dengan syuting dan pemotretannya? Apa semua berjalan lancar? ” Gina bertanya dengan tenang

” Huh, dia artis yang begitu sombong. Banyak sekali tingkahnya terhadap kru dan juga model pendampingnya. Syuting kemarin jadi terhambat karena dia. Kali ini pun kurasa pemotretan untuk promosi kita pun sepertinya akan terhambat. Mengingat tadi dia berkata kakinya terkilir ”

Nadia pun mendengus kesal menjelaskannya

” Kamu awasi saja. Kurasa yang jadi model pendamping itu jauh lebih baik dari pada dia. Hanya saja dia masih sedikit pemalu ”

” Kurasa begitu. Tapi kenapa kita harus menggunakan Chelsea sebagai brand ambasador? Kalau aku tahu dia begitu sombong dan banyak tingkah, sudah ku black list dia dari model iklan kita. Huh ”

Nadia sangat kes jika mengingat Chelsea

” Sudahlah, nikmati saja waktumu bersamanya ” Gina memberikan kode berupa senyum sambil memicingkan mata pada Nadia

” Baiklah, jika itu keinginan mu. Aku akan bermain dengannya ”

Nadia begitu senang mendapatkan lampu hijau dari Gina. Dia pun meninggalkan ruangan Gina