Chapter 107 Jangan bermimpi (1/2)

Istri Manja Tuan Kusuma Eli 20580K 2022-07-20

Yudha hampir setiap hari menemani Gina di kantornya. Dia mengerjakan setiap pekerjaannya dikantor Gina.

” Sayang apa kamu tidak ke kantormu? ”

Tanya Gina kepada suaminya yang sedang duduk di sofa dengan laptopnya

” Tidak, aku akan mengerjakan pekerjaanku disini ” Yudha menjawab tanpa mengalihkan pandangannya dari laptop

” Kembalilah ke kantormu. Aku hanya karyawan biasa disini. Semua orang memperhatikan kita sayang! ”

Gina mencoba membujuk Yudha agar membiarkannya bekerja sendiri tanpa di awasi

” Aku tidak peduli dengan mereka. Tidak usah dihiraukan kerjakan saja pekerjaan mu sayang! ”

Gina mengerucutkan bibirnya mendengat jawaban Yudha

Drrtttt drrrttt

” Halo Hendri ”

Yudha menerima panggilan telpon dari Hendri dan dia ada rapat di luar hari ini

” Kamu aturkan tempatnya dan kita akan bertemu disana saat makan siang. Baiklah! ”

Setelah memberi instruksi Yudha memutus sambungan teleponnya

” Sayang, aku ada meeting di luar saat makan siang ini. Jadi aku tidak dapat menemanimu. Akan ku jemput saat jam pulang kantor! ”

Yudha berkata sambil merapikan pekerjaannya dan memasukan setiap dokumen ke dalam tas kerjanya

” Baiklah kamu tidak perlu khawatir. Aku akan menjaga diriku dan bayi kita! ”

Gina berdiri dan mendekati Yudha, kemudian membantunya merapikan dasi dan memakaikan jas

” Kalau begitu aku pergi dulu. Ingat, jangan sampai kelelahan! ” Yudha memperingati dengan serius kemudian mencium kening membungkuk dan mencium perut Gina sambil berkata ” sayang, papi pergi dulu. Titip mami! jaga mami baik - baik! ”

Gina tersenyum melihat Yudha seperti itu

Yudha pun beranjak meninggalkan Gina di ruangannya.

Di luar gedung Chelsea baru saja tiba di kantor Gina untuk melakukan sesi pemotretan iklan berikutnya. Dia mulai berjalan di dalam gedung dan melihat Yudha berjalan dari kejauhan

” Pria tampan itu. Kali ini aku harus berhasil berkenalan dengannya! ” Chelsea pun tersenyum licik

Mereka saling berpapasan saat Yudha menuju pintu

” Aaach ”

Dia berpura - pura jatuh ketika berada disebelah Yudha sehingga dia memegang jasnya.

Yudha mengernyitkan dahi melihatnya

” Perempuan ini mau main - main denganku? ”

Batin Yudha kemudian dia tersenyum licik tanpa diketahui Chelsea

” Anda tidak papa nona ”

Yudha bertanya dengan nada dingin dan ekspresi yang datar

” Maaf tuan sepertinya kaki saya terkilir! ”

Chelsea tersenyum, mengira kalau dia berhasil menjebak Yudha

Dari bagian lain terlihat Jimmy berjalan bersama Nadia. Mereka melihat kejadian itu