Chapter 85 Acara gala diner (2/2)
Kakek Wijaya melambaikan tangan kepada Yudha dan Gina agar mereka mendekat kepadanya.
Gina dan Yudha pun bergandengan menuju kakek Wijaya.
Sorot mata benci terpancar di mata Arin, Siska dan Riska.
” Beruntung sekali gadis sundal itu, dia bisa menikah dengan seorang penerus Kusuma yang sangat kaya raya itu. huh”
Riska yang merasa kesal terus menggerutu di depan anak dan ibu mertuanya
” Iya, kita merebut semua darinya, tapi tidak disangka, dia malah mendapatkan Yudha yang merupakan salah satu cucu dari keluarga terkaya di negara ini sebagai suaminya ”
Siska menimpali ucapan ibunya
” Kalian tenang saja. Gina bukan siapa - siapa. Mana bisa dia bergabung dengan keluarga Kusuma dengan begitu mudah ”
Kata Arin dengan tenang namun ada sedikit senyum sinis diwajahnya
” Yang kedua, aku ingin mengumumkan kolaborasi bisnis yang akan kami selenggarakan dengan keluarga Sanjaya. Bisnis mereka sudah terkenal diluar negeri dan sekarang akan melebarkan sayap untuk memasuki pasar bisnis dinegara kita. Kemarilah Tuan Dirga Sanjaya! ”
Kakek Dirga dan Gadis pun mendekati kakek Sanjaya
” Sanjaya grup sudah sangat dikenal dimana - mana, tapi ini pertama kalinya pemilik dari perusahaan tersebut mau menampakkan wajahnya dihadapan semua orang. Dan kali ini beliau juga akan memperkenalkan penerusnya sekaligus cucu satu - satunya keluarg Sanjaya. Dia adalah Gina Yulia Atmaja putri dari Gadis sanjaya yang akan menjadi penerus dari Sanjaya grup ”
Terang kakek Wijaya
Sontak kedua keluarga yang turut hadir disana terkejut mereka membelalakkan mata hingga hampir keluar
” Apa Gadis Sanjaya?
Gadis sundal itu putri dari Dirga Sanjaya? ”
Riska terkejut. Tidak jauh berbeda dari Riska Arinpun terkejut dan hampir jatuh, beruntung Budi langsung menahan ibunya
” Tidak mungkin, kenapa kita tidak tahu kalau Gadis adalah putri dari Tuan Sanjaya? ”
Kata Arin tidak percaya
” Apa? kan Gina adalah penerus keluarga Sanjaya? Bagaimana bisa seperti ini? ”
Siska pun ikut terkejut
” Gina adalah keturunan Sanjaya? Dia pewaris dari keluarga Sanjaya? ini tidak mungkin”
Gumam Riko.
Mereka terus menatap tidak percaya diantara riuh tepukan tangan para tamu undangan yang hadir.