Chapter 84 Menjelang gala diner 2 (2/2)

Istri Manja Tuan Kusuma Eli 18810K 2022-07-20

Terang kakek Dirga sambil mengesap teh yang disajikan nenek Julia

” Kamu benar, kolaborasi perusahaan kita tentu akan menguntungkan untuk kedua belah pihak. Ditambah lagi mereka berdua sekarang suami istri. Tentu perusahaan kita akan merajai dunia bisnis ”

Kakek Wijaya bericara dengan senyum bangga penuh keyakinan

” Kalian hanya memikirkan perusahaan dan pekerjaan saja. Bagaimana mereka bisa punya keturunan jika selalu disibukkan dengan urusan bisnis, hah? ”

Nenek julia bicara sengan nada ketus

” Tentu mereka bisa membagi waktu antara bisnis dan rumah tangga mereka. Benar kan? ”

Kakek Wijaya bicara dengan begitu tenang dan itu mendapatkan balasan tatapan yang tajam dari sang istri, nenek Julia

” Sudah - sudah, kami akan pergi ke hotel untuk melihat persiapan gala diner besok. Kalian beristirahatlah! ”

Yudha kemudian menggandeng Gina pergi meninggalkan obrolan teman lama itu

Dikediaman Atmaja semua sedang berkumpul membahas tentang gala diner. Orang tua Riko juga ada disana

” Apa kalian akan hadir dalam gala diner yang diadakan keluarga Kusuma?

Ku dengar acara itu dibuat semeriah mungkin. Dan banyak tamu dari kalangan atas yang diundang. bahkan pebisnis dari luar negeri pun akan hadir dalam acara itu? ”

Tanya ayah Riko kepada keluarga Atmaja

” Tentu saja kami akan hadir. Ini kesempatan bagus untuk membangun relasi baru dalam bisnis. Jika kita bisa membangun relasi baru, kemungkinan perusahaan kita bisa lepas dari krisis dan terhindar dari kebangkrutan ”

Arin bicara dengan tenang

” Tapi itu keluarga Kusuma, dan Yudha pasti tidak membiarkan kita mendapatkan relasi baru dengan mudah ”

Riska berkata dengan ragu - ragu dan menundukkan kepala

” Kita akan membawa ayahmu. Gina tidak mungkin membiarkan Yudha melakukan apa - apa terhadap kakeknya ”

Mata Arin memancarkan kelicikan

” Semoga saja itu benar nek. karena jika dilihat - lihat kak Gina yang sekarang itu telah berbeda jauh dari kak Gina yang dulu kita kenal ”

Kata Siska dengan suara pelan

” Kalian tenang saja selama ada kakek tua Atmaja, Gina tidak akan bisa melakukan apa - apa pada kita ”

Arin berkata dengan penuh keyakinan