Chapter 75 Satu tikus telah masuk perangkap (2/2)
Riko menghela napas panjang dan menghubungi Siska
Panggilan tersambung setelah beberapa kali sambungan
” Halo Siska”
” Riko, akhirnya kamu menghubungiku. Kita harus bertemu. Kamu harus menjelaskan ini semua! Aku sedang menuju rumahmu sekarang ”
Siska mengemudi dengan kencang
” Baiklah, aku akan menunggumu ”
Riko menjawab dengan suara lemah lalu menutup panggilan teleponnya..
” Riko, sebenarnya siapa wanita ini?
kenapa kamu bisa berada dihotel bersamanya? Apa hubungan kalian berdua? Bagaimana bisa kamu berselingkuh dibelakangku? hiks.. hiks... hiks.. ”
Siska terus bertanya tanpa henti ketika dia tiba dirumah Riko
” Dengarkan aku dulu Siska, ini semua bohong. Aku tidak kenal wanita itu. Aku telah dijebak olehnya. Percayalah padaku ”
Riko memegang kedua tangannya dan berusaha membujuk Siska
” Jika kamu tidak mengenalnya, bagaimana mungkin kamu bisa berhubungan intim dengannya di sebuah kamar hotel? ”
Tangisan Siska semakin keras dan tak bisa dibendung lagi
” Ini semua jebakan, pasti ada yang sengaja ingin memfitnahku!
Kamu tenang saja masalah ini paati akan hilang dalam beberapa hari kedepan. Dan pernikahan kita, pasti akan tetap dilangsungkan. Berhentilah menangis”
Riko berusaha menenangkan Siska dan memeluknya. Siska mulai tenang dan berhenti menangis.
Diluar dugaan Riko, berita ini tidak kunjung mereda setelah beberapa hari bahkan semakin memanas dengan bantuan dari netizen. Perusahaan Riko mulai krisis dan hampir bangkrut
” Bagaimana msnurutmu kak?
Kurasa ini masih belum cukup. Kita harus menambahkan minyak kedalam api. Iya kan? ” Nadia sedang bicara dengan Satya mengenai masalah Riko
” Tentu saja tidak cukup. Kamu hubungi dia, berpura - puralah kamu merasa terpukul dan ingin mengakhiri hidupmu! ”
Satya tersenyum saat mengatakannya. Nadia mengangguk dan menghubungi Riko
Tuuut tuuuttt
” Halo Riko, kamu dimana?
bagaimana bisa berita mengenai kita menyebar di internet dan majalah gosip seperti ini? ”
Nadia berkata dengan suara yang lemah dan panik
” Kamu kemana saja Nadia, sudah beberapa hari ini aku mencarimu? ”
Terdengar suara Riko yang juga panik
” Aku baru saja kembali setelah mengunjungi ibuku. Dan baru melihat berita ini. Tolong jelaskan ini padaku. Bagaimana bisa jadi seperti ini. Itu semua salahmu bagaimana bisa aku jadi penyebab semuanya dan jadi wanita penggoda yang merayumu.. Hiks.. hiks... Mau ditaruh dimana mukaku yang sekarang di cap sebagai perusak hubungan orang? ”
” Kamu tenang dulu, kita bicarakan semuanya, kita bertemu disuatu tempat ”
Riko memenangkan Nadia dengan lembut
” Baiklah, aku akan menunggumu ”
Nadia menutup panggilan dan menolah ke arah Satya. Dia menghapus air matamya dan dengan senyum berkata ” Beres, satu tikus telah masuk perangkap ”