Chapter 17 Apa kamu menginginkan perusahaan itu? (2/2)
”Sudahlah sana mandi dan bersiap, sebentar lagi ayahmu pulang untuk makan malam”
”Baiklah mah,,,”
Perusahaan Yudha sedang melakukan persiapan untuk pembukaan mall sekaligus penyambutannya kembali dari luar negri. Gina ikut sibuk melakukan persiapan dan Yudha merencenakan sebuah kejutan untuk Gina..
”Sayang sepertinya kamu sangat sibuk akhir - akhir ini?
Kenapa kamu ikut terlibat dalam persiapan pembukaan?”
Yudha berbicara sambil memeluk pinggang Gina. Ginapun menyandarkan kepalanya dibahu Yudha
”Karena ini adalah penyambutanmu juga sayang. Aku ingin melakukan yg terbaik untukmu” jawab Gina sambil menyentuh hidung mancung sang pria
”Aku tidak mau kamu kelelahan sayang. pekerjaan mu saja sudah membuat lelah. Apa tidak lebih baik jika kamu berhenti?
Aku bisa menafkahimu tanpa kekurangan apapun”
”Kalau begitu kenapa kamu tidak menaikkan gajiku dan jabatanku saja sayang? ”
”Boleh, jika kamu pindah menjadi asisten pribadiku” Yudha menundukkan kepala menatap mata sang istri
”Tidak, lupakan saja. Aku suka pekerjaan ku sekarang” Gina membuang muka dan memasang wajah cemberut, Yudha hanya tertawa melihat reaksi istrinya..
”Besok aku akan ke kota B untuk rapat”
Gina mendongak melihat wajah sang pria
”Tapi kan lusa acara pembukaan, tidak mungkin kamu tidak hadir di acara itu, sedangkan ini pesta untukmu juga? ”
”Aku akan hadir sebelum pesta dimulai, kamu tenang saja”
Yudha mengecup puncak kepala sang istri
”Hmm.. baiklah”
Hari-hari mereka selalu dilewati berdua, saling mengisi dan mengerti. Diluar rumah Yudha sangat dingin dan serius, juga berwibawa, tapi ketika dirumah dan berhadapan dengan sang istri, dia akan menjelma menjadi suami yang hangat dan pengertian. Ginapun sama, ketika bekerja dia hanya akan fokus dan tampak acuh tak acuh. Tapi ketika berdua dengan sang suami dia akan sangat manja dan kekanak-kanakan. Tapi Yudha sangat suka sikap istrinya yang tampak polos dan apa adanya. Dia selalu memanjakan sang istri dan memenuhi semua kebutuhannya...