Chapter 8 Rasa sakitmu akan kukembalikan pada mereka!! (2/2)

Istri Manja Tuan Kusuma Eli 19750K 2022-07-20

”Silahkan masuk, apa kalian sudah membawa dokumen resminya?” Yudha bertanya dengan penuh wibawa

”Kami sudah membawa dokumen yang diperlukan. Kita bisa melakukan ijab kabulnya denga segera. Tapi siapa yang akan menjadi wali dari nyonya? ”

” Bisakah anda menjadi wali hakim untuk saya? Ayah saya sangat sibuk, dia tidak ada waktu untuk ini dan kakek saya sakit, jadi tidak ada lagi yang bisa jadi wali” kata Gina menjelaskan

” Baiklah. kita akan menggunakan wali hakim ” kata petugas kantor urusan agama

Setelah semua selesai, petugas memberikan dokumen yang harus mereka tanda tangani

Yudha menanda tangani dokumen tersebut lalu memberikannya pada Gina ”Lihatlah dokumen ini, jika kamu tidak keberatan. setelah kamu tanda tangani ini maka kita resmi menjadi suami istri ”

Senyum indah terpancar di wajah sang pria..

Mata Gina berkaca - kaca tidak percaya, lalu dia mengambil dokumen itu dan menanda tanganinya

” Selamat karena tuan dan nyonya sudah menjadi suami istri. Besok pagi kami akan antarkan buku nikah tuan dan nyonya. kalau begitu saya pamit tuan. Permisi ”

Petugas dari kantor urusan agama itu pergi diantar oleh Hendri

”Kapan aku boleh keluar dari rumah sakit ini?”

”Nanti setelah dokter memastikan bahwa kau baik-baik saja”

”Permisi tuan, saya membawakan bubur dan beberapa makanan untuk tuan dan nona”

Hendri datang dengan membawa kantong plastik berisi beberapa makanan dan minuman juga bubur untuk Gina

”Panggilkan dokter kemari”

”Baik tuan”

Tidak lama dokter dan suster pun masuk untuk memeriksa keadaan Gina

”Dia sudah tidak papa, tapi luka dibahunya tidak boleh terkena air kira-kira seminggu. Dan juga anda masih muda, tidak seharusnya anda terlalu sibuk dengan pekerjaan. Anda tetap harus menjaga kesehatan anda”

”Anda juga sebagai suami harus memperhatikan kondisinya dan memberikan perhatian lebih, jangan biarkan dia terlalu sibuk dengan pekerjaannya”

”Tapi dok dia...”

belum sempat Gina selesai bicara Yudha sudah memotong perkataannya

”Baik dok saya akan lebih memperhatikannya” Yudha mengelus kepala Gina dan tersenyum..

Ginapun tersipu malu dibuatnya...

Dokterpun menulis resep dan memberikannya pada Yudha, kemudian Hendri mengambilnya dan mengurus obat beserta administrasinya...