Chapter 260 - Pengumuman (2/2)
Yumna yang sudah mendapatkan medali sekaligus piala sebagai juara 1 untuk bidang matematika sudah semakin menarik perhatian banyak orang ditambah dengan Arka yang mendapatkan posisi ke dua setelah kalah 20 Poin dari perolehan nilai yang didapatkan oleh Adith tidak membuatnya berkecil hati, ia malah semakin bangga karena bisa menyamai posisi Adith meski terpaut sejauh 20 poin.
”Sudah tidak sabar lagi, mari kita sambut Pemenang juara 1 dari sekolah SMA Cendekia Indonesia.” ucap si MC singkat namun dengan teriakan yang lebih besar dan heboh dibanding dengan sebelum-sebelumnya.
Seluruh peserta lomba yang sudah mengetahui bagaimana sepak terjang semua nggota peserta lomba dari sekolah SMA Cendekia Indonesia merasa mereka pantas mendapatkan gelar tersebut terlebih saat melihat bagaimana perjuangan mereka dalam memenangkan tiap pertandingan. Mereka yang mengira bahwa sekolah elite tentu dapat memenangkan dengan mudah semua pertandingan dengan memandang remeh peserta lain mengaku salah akan penilaian mereka.
Memang benar bahwa semua peserta dari sekolah Elite Indonesia merupakn kandidat terkuat dalam lomba tingkat nasional kali itu, namun setelah melihat adith dan yang lainnya yang terlihat begitu bersungguh-sungguh membuat mereka juga paham bahwa ternyata siapapun bisa mendapatkan hasil yang baik jika melakukan segala sesuatu dengan sungguh-sungguh. Usaha tidak akan menghianati hasil.
”Adith naiklah ke panggung sebagai perwakilan dari sekolah kita bersama dengan Alisya.” Ucap pak Irhan malas. Ia masih saja merasa sensi setiap kali menyebutkan nama Alisya.
Adith hanya menatap dingin namun dengan cepat menghampiri Alisya yang sedang duduk berdampingan dengan Karin. Tanpa aba-aba, Adith langsung menariknya dengan lembut yang membuat Alisya bingung namun dengan terpaksa mengikuti langkahnya setelah melihat kepala sekola yang sudah memandang kearah mereka berdua.
”Sial! Kenapa selalu saja kau menjebakku seperti ini?” ketus Alisya dibelakang Adith yang hanya tersenyum puas.
Semua yang melihat Adith memperlakukan Alisya dengan begitu akrab membuat semua orang menjadi merasa begitu iri sekaligus takjub.
”Selamat pak atas kemenangannya.” Ucap Menteri Pendidikan memberikan piagam penghargaan kepada pak Richard. Begitupula penyerahan piala kepada Adith yang dibantu oleh Alisya karena ukurannya yang cukup besar dan berat.
Setelah saling bersalaman, Kepala sekolah segera turun dari panggung di ikuti oleh Adith dan Alisya dari belakang namun tiba-tiba sang MC dengan cepat menghentikan Alisya dan berbisik kepadanya untuk tetap berada dipanggung.
”Pufffttt… pasti dia tidak tau apa yang akan terjadi padanya setelah ini. Aku sudah tidak sabar melihat dia mempermalukan dirinya sendiri setelah ini.” Ucap seorang peserta lomba perempuan yang sebelumnya harus dipukul mundur oleh Alisya saat mendekati Adith.
”Mari kita lihat apa yang bisa dilakukan. Ini adalah balasan karena kau sudah mempermalukan kami” tambah temannya yang memiliki perasaan yang sama.
”Kalian yakin ini tidak masalah? Bagaimana jika dia meengatakan semuanya kepada panitia.” Ucap salah seorang dari mereka yang merasa ragu atas apa yang sudah mereka lakukan pada Alisya.
”Jangan khawatir, Ketua panitia dalam pelaksanaan lomba ini adalah ayahku sehingga mereka tentu akan membela dan menyembunyikan kesalahanku dan akan menyerahkan semua kesalahan pada Alisya.” Ucapnya tertawa dengan penuh kesombongan.
”Tapi bagaimana jika ternyata orang yang sedang kita jebak sekarang adalah orang yang sangat penting? Kau tau kan sekolah SMA Cendekia itu semuanya berasal dari keluarga yang berada dan penting? Jangan sampai dia adalah…”
”Diamlah, jika kau takut maka pergi saja dari sini dan tutup mulutmu!” ucap temannya yang lain dengan kesal karena kesal dengan temannya yang penakut tersebut.
”Huhhh… tidak usah khawatir, aku sudah mencari Informasi tentang dirinya dan tidak satupun yang mengetahui mengenai siapa dia dan dari mana asalnya. Dia hanya dimasukkan oleh ayah Karin disekolah tersebut.” Dia yang mendapatkan informasi dari pak Irhan merasakan sebuah kemenangan mutlak yang sedang menanti dihadapannya. Namun seperti itulah Informasi dari Sekolah.