Chapter 119 - Mencari Adith??? (1/2)

Setelah puas berkeliling untuk memanjakan mata mereka mengagumi kemewahan pesawat jet pribadi yang disediakan oleh kakeknya, Alisya dan kembali terduduk disofa yang interiornya seperti ruang keluarga untuk bersantai namun terkesan mewah.

”Akiko, bagaimana kalau kamu ikut bersamaku ke Indonesia??” pancing Alisya menghentikan Akiko yang ingin pamit pergi.

”Tentu saja aku sangat ingin, tapi aku harus mendapatkan izin dari kakek dan ayah serta ibu terlebih dahulu!” Akiko sangat antusias mendengar ajakan dari Alisya namun tetap saja ia tidak bisa memutuskan hal itu sendiri.

”Aku akan meminta tolong kepada kakek untuk mengurusnya, aku yakin teman-temanku akan sangat senang bertemu denganmu! terlebih karena kamu adalah keluargaku yang sangat manis!” puji Alisya tulus, Ia sudah tidak sabar ingin melihat bagaimana reaksi Rinto, Yogi dan Beni saat melihat Akiko nanti.

Melihat wajah Alisya yang sangat antusias memikirkan para sahabatnya membuat Akiko tak tahan untuk bertanya kepada Alisya.

”Kamu punya banyak teman di Indonesia???” tanya Akiko duduk dengan manis menghadap Alisya seolah siap untuk mendengarkan ceritanya.

”Ummm.... awalnya aku hanya memiliki Karin, dia selalu ada disampingku kapanpun dan dimanapun! Bahkan jika aku harus mandi, dia ingin mandi bersamaku.” Alisya tertawa saat mengingat betapa lengketnya Karin bersama dirinya.

”Dan sepertinya sekarang kau sudah memiliki banyak teman..” pancing Akiko lagi.

”Ya kau benar, entah bagaimana aku yang awalnya hanya bersama Karin pada akhirnya mendapatkan teman-teman yang sangat baik dan juga selalu berada didekatku! mereka selalu membuatku tersenyum bahkan tertawa dengan tingkah konyol mereka. Aku tak sabar ingin mengenalkanmu kepada mereka, mereka pasti akan sangat senang bertemu dengan dirimu! Alisya sangat antusias saat menceritakan teman-temannya kepada Akiko sehingga tak menyadari kalau pesawat yang ditumpanginya itu belum bergerak sama sekali.

”Aku juga tidak sabar ingin bertemu dengan mereka, terlebih karena mereka adalah teman-temanmu!” ucap Akiko tak kalah antusias.

”Andai saja kamu bisa ikut bersamaku ke Indonesia sekarang, semua pasti akan lebih mudah!” Alisya mengeluh mengingat Akiko masih harus bersekolah juga meski saat ini ia sedang dalam liburan musim panas.

”Bagaimana kalau kamu kenalkan aku saja sekarang?” pancing Akiko semangat melihat Alisya yang mulai kehilangan semangatnya.

”Kamu mau ikut aku ke Indonesia?” tanya Alisya belum memahami maksud dari ucapan Akiko.

”Bukan, maksud aku disini di pesawat ini!” ucapan Akiko membuat Alisya langsung waspada dengan sekitarnya.

”Benar!!! bagaimana jika kamu lakukan itu sekarang???” Zein masuk keruangan Alisya ditemani oleh Karin dan Riyan.

”Dasar Sahabat kampret!!! kamu menganggapku sahabat tapi kamu pergi kejepang tanpa mengabariku terlebih dahulu? bahkan kamu menyembunyikan kepergianmu! Keterlaluan!!!” Karin langsung menerobos memukuli Alisya karena kesal.