43 Konjiki Kyoukai no Sakurahime (1/2)
( Arena of Endless Victory, Beijing, Kekaisaran Mongolia. )
[ 3 Desember 2096, 16 : 00 ]
Turnamen Kekaisaran, hanyalah sebuah turnamen singkat yang dilakukan dalam sehari penuh, saat ini, turnamen itu telah masuk ke babak Semi Final kedua.
( Para penonton sekalian, sebentar lagi, kita akan memulai pertandingan Semi Final, kita panggil dari Gerbang barat, satu satunya peserta wanita yang berhasil masuk ke babakSemi Final, Putri kedua dari Kekaisaran Shinto, Sakura Shukuhuro !!! )
Ucap Ouyang Shuo dengan semangat.
Para penonton juga bersemangat, jika pertandingan antara Hauver dan Shin Young Woo adalah pertarungan tenshi yang mendebarkan, setiap pertarungan Sakura adalah sebuah keindahan yang sangat dimikmati oleh para penonton lelaki.
” Wooo !!!!! Sakura-sama !!! berjuanglah. ”
” Sakura- sama !!! Aku mencintaimu !!! ”
” Oi, diamlah bodoh, mana mungkin orang seperti Sakura-sama akan mencintaimu. ”
Banyak obrolan dan sorakan terdengar dari bangku penonton, walaupun sebagian besar berasal dari penonton laki laki.
Setelah itu, muncul seorang wanita cantik, berambut merah muda yang diikat kuncir kuda, dengan wajah cantik nan anggun, Sakura Shukuhuro datang dari gerbang sebelah barat.
( Selanjutnya !!! Kita panggil dari Gerbang Timur, Pria yang selama ini menang dengan mudah, Pangeran kedua dari Kerajaan Shivarta, Yang memiliki nama Arunha Singh, namun dia tetap memakai nama samarannya The King !!! )
Terkadang ada juga orang aneh yang tetap memakai nama samaran namun tidak memakai penutup wajah atau apapun, walaupun diri mereka terkenal.
Setelah itu muncul dari Gerbang Timur, seorang lelaki yang dengan wajah Percaya diri, rambut Emas, wajah tampan eksotis, dan tubuh proporsional.
” Wooo, Pertarungan antara dua Royalti ya, ini sangat menarik. ”
” Putri dari Shinto atau Pangeran dari Shivarta, walaupun aku sudah melihat mereka berdua bertarung, tak kusangka aku akan melihat mereka berdua bertarung. ”
Banyak sekali orang yang bersemangat bahkan sebelum mereka berdua bertanding, mendengar itu, Arunha tersenyum ke Sakura dan berbicara.
” Bukankah kita terlalu terkenal, Putri Sakura ? ” Tanya Arunha, Sakura yang mendengar itu tetap memasang wajah datar.
” Benarkah ? Aku tidak peduli, tujuanku hanya satu, yaitu menang. ” Jawab Sakura dengan dingin.
” Hee~ membosankan, bukankah ini akan menarik, kita berdua sama sama kedua, kau putri kedua dan aku pangeran kedua, menarik bukan ? ” Ucap Arunha masih dengan nada riang dan senyum.
” Oh, Apa ini memang pangeran Arunha Singh yang kukenal ? Tak kusangka kau sudah berubah sejauh ini sejak terakhir kita bertemu di Shivarta. ” Ucap Sakura dengan senyum mengejek, mendengar itu, Senyum yang terpampang diwajah Arunha lenyap.
” Jangan pernah ingatkan aku tentang diriku itu, Putri Sakura, Aah~ aku sudah memutuskannya, aku akan menghancurkanmu berkeping keping hari ini, jangan salahkan aku Sakura, itu karena mulutmu yang menjijikan itu. ” Ucap Arunha dengan wajah kesal.
Sakura tahu ini, Arunha sangat sensitif dengan masa kecilnya, dan Sakura menyentuh itu dengan sengaja sehingga membuatnya marah.
” Humph~ Buktikan dengan kekuatanmu bukan mulutmu. ” Ucap Sakura saat dua pedang pendek dengan model unik muncul ditangannya.
Arunha juga memanggil tombak Merah ditangannya, tombak merah itu terselubungi oleh Api merah yang sangat panas bahkan membuat udara terdistorsi.
Sakura sedikit mengencangkan pegangan pedangnya saat melihat tombak Arunha.
Lalu Guo Jian muncul ditengah mereka dan berbicara.
” Peraturan tidak berubah, Apa kalian mengerti ? ” Tanya Guo Jian, dia selalu mengulagi pertanyaan ini agar tidak jatuh korban.
Sakura dan Arunha mengangguk, setelah melihat itu, Guo Jian juga langsung mengangguk dan angkat suara.
” Kalau begitu, PERTANDINGAN SEMI FINAL KEDUA, ANTARA SAKURA SHUKUHURO DAN THE KING, DIMULAI !!! ” Setelah suara dari Guo Jian bergema di Arena.