36 Gadis Merah Muda (2/2)
[ Babak Penyisihan Selesai !!! ]
[ Para Peserta akan dikeluarkan setelah 1 menit. ]
* Fwiuwww *
Ujung tombak Longinus berhenti tepat beberapa inci dari tubuh Sakura, Hauver yang melihat itu lalu kembali memperbaiki posturnya, dan berdiri tegap, ia lalu memandang ke Wajah Sakura yang terlihat pucat dan berkeringat deras.
” Kau beruntung, semoga kita tidak bertemu di pertandingan nanti. ” Ucap Hauver, lalu ia pergi keluar dari hutan, meninggalkan Sakura yang masih berdiri disana.
Sakura yang masih terkaget lalu sadar dari pikirannya, kemudian jatuh dengan pantatnya menyentuh tanah, seluruh kakinya gemetaran, keringat mebasahi tubuh indahnya. Ia lalu bergumam sambil melihat kemana arah Hauver pergi.
” Kuat Sekali. ”
____________________________
( Arena of Endless Victory, Beijing, Kekaisaran Mongolia. )
[ 3 Desember 2096, 8 : 40 ]
Saat ini ke-16 peserta yang lolos telah kembali ke Ruang Tunggu, dan menunggu hasil pengundian dari juri.
namun ada diskusi yang menarik diantara Guo Jian dan Seorang kakek tua yang diperhatikan Hauver diawal.
” Bagaimana menurutmu, Paman Lin Feng ? ” Tanya Guo Jian kepada pria tua yang dipanggil Lin Feng itu.
Pria tua Lin Feng adalah seorang Kepala dari Asosiasi Magi Beijing, ia adalah salah seorang yang terkuat di Kekaisaran Mongolia, namun, dari kekuatannya itu, Lin Feng sama sekali tidka memiliki Phantasm, alias Phantasmless, namun, mengandalkan ketekunan dan bakatnya dalam Sihir.
Ia menjadi salah satu Magi Terkuat didunia, hanya dibawah dari Kepala Asosiasi Magi Dunia,yang dijuluki sebagai The Mysterious, karena belum pernah ada yang melihat wajah maupun kekuatannya, namun menurut Rumor yang menyebar, ia adalah Magi terkuat di Zaman ini.
” Hmm, aku tertarik dengan Bocah Misterius yang memakai pakaian serba hitan itu, tombak emasnya, aku merasakan hal yang luar biasa dari itu. ” Jawab Lin Feng sambil memegang dagunya.
' Seperti yang diharapkan dari salah satu Magi terkuat di dunia, matanya luar biasa. ' Pikir Guo Jian.
” Nah Jian'er, kau juga merasakannya kan, Aura bocah itu. ” Tanya Lin Feng dengan wajah serius.
” Tentu saja, itu seperti mereka, hanya berbeda warnanya saja. ” Jawab Guo Jian dengan bisikan agar Saint Martha tidak mendengarnya.
Mendengar perkataan Guo Jian, Lin Feng hanya berpikir di dalam hatinya sambil melihat ke langit.
' Entah ini pertanda bencana, ataupun berkah, tapi sesuatu akan terjadi dalam waktu dekat. '
_____________________________
( Tidak Diketahui. )
Seorang wanita yang memakai pakaian biarawati, dengan tubuh indah dan penutup mata sedang berdiri disebuah puncak bangunan sambil bersyair.
” Disaat manusia telah kehilangan kesadaran mereka, maka mimpi akan menjemputmu. ”
” Disaat kesedihan menimpa mereka, mimpi akan menghibur mereka. ”
” Disaat manusia tersadar dari mimpinya, mimpi akan membunuh mereka. ”
Wanita itu adalah wanita yang sama, dengan yang menyerang Edward di Kastil Victoria.
” Saatnya mengabulkan mimpi kalian, Manusia. ”