Chapter 128 Biarkan mereka bermain (2/2)
Suaranya terdengar begitu lembut dan nyaman ditelinga. Nadia menatap Jimmy dengan penuh kasih, mereka pun saling menatap dan melempar senyum..
” Ehem,, ehem,, ”
Deheman Gina sontak membuat sejoli itu terkejut
” Aku sudah menyelidiki perusahaan yang dikelola oleh pamanmu. Menurut informasi yang ku dapat, perusahaan itu sedang mengalami penurunan karena sepupumu tidak becus mengelola perusahaan. Dia hanya bisa main perempuan dan berfoya - foya saja ”
” Ini kesempatan mu untuk bisa membeli saham perusahaan sebanyak - banyaknya dan memberikan mereka kejutan setelah sekian lama kalian tidak bertemu ”
Yudha dengan tenang memberi tahu Jimmy sambil berjalan kembali ke kursi kerjanya
” Terimakasih tuan. Saya akan lakukan yang terbaik. Saya yakin bisa mengambil alih kembali perusahaan itu! ”
Setelah beberapa lama Nadia dan Jimmy meninggalkan kantor Yudha
” Sayang. apakah kamu merencanakan sesuatu pada perusahaan Jimmy? ”
Gina mendekati Yudha dan berdiri di sebelahnya..
Yudha dengan lembut mengelus perut Gina yang sudah terlihat membesar
” Tidak, biarkan itu untuk mereka bermain. Kita hanya akan menjadi penonton saja. Jika mereka mengusik ketenangan kita, barulah aku akan ikut bermain dengan permainan mereka ”
” Bukankah kamu mengatakan kalau keluarga itu begitu licik? ”
” Aku yakin mereka berdua bisa mengatasinya. Dan dari yang kulihat, Nadia sudah cukup belajar dari mu, sayang! ”
Yudha begitu menikmati saat dia mengelus lembut perut Gina. Gina pun tidak keberatan dengan apa yang suaminya lakukan
” Benarkah begitu ” Gina menganggukkan kepala beberapa kali seperti sedang berfikir. Hingga dia teringat satu hal ” O iya Sayang, kapan renovasi kamar untuk bayi kita selesai? aku tidak sabar untuk melihatnya! ” Gina meletakkan tangannya di pundak sang suami
” Tidak lama lagi akan selesai. Tunggu saja. Nanti kita akan pergi belanja perlengkapan bayi yang dibutuhkan ” Yudha menatap Gina dan memberi senyuman yang begitu lembut
” Baiklah! ” Senyum Gina merekah, dia terlihat begitu senang