Chapter 7 episode 7 (1/2)

Di dalam taxi Zira menikmati alunan musik yang di putar driver dan akhirnya sampai lah alamat yang di tuju,

Zira memberikan beberapa lembar uang kepada driver dan mengucapkan terimakasih.

Zira berhenti menikmati keindahan mansion tersebut, menurut nya mansion itu sangat indah

” Aku kembali lagi ke mansion ini, semangat semangat katanya menyemangati diri nya sendiri”

Zira memencet bel , salah satu penjaga keluar seperti nya mereka sudah paham wajah Zira,

” eh , ini nona yang kemaren kan” mau ketemu nyonya Amel ya ”?

” iya pak, saya ada janji mau ketemu dengan Nyonya, nyonya nya ada” ?

” sebentar silahkan tunggu ”

penjaga tersebut meninggalkan Zira dengan penjaga yang lain,

” Nyonya ada nona yang kemaren, mau ketemu sama nyonya”

” yang kemaren mana”?

” yang kemaren siang datang ke sini ”

” oh Zira, suruh masuk ”

penjaga langsung keluar dan menemui Zira sambil mempersilahkan Zira masuk ke dalam mansion

” Selamat siang nyonya,” Zira memberanikan diri menyapa dan memberikan senyum termanis nya kepada nyonya besar tersebut

” Selamat siang nona Zira, silahkan duduk”

Zira duduk di atas sofa setelah di persilahkan, karena kemaren Zira tidak di persilahkan duduk sama sekali sama si empunya mansion,

” kamaren sama sekali gak ada di persilahkan duduk sekarang dengan senyum cantiknya nyonya ini ramah dan langsung mempersilahkan duduk, batin Zira ”

” Mau minum apa”?

” terserah nyonya”

” baiklah ”, pak Budi ......tidak berapa lama datang seorang lelaki sudah cukup berumur,

” bawakan minuman dingin dan cemilan untuk tamu kita”

” baik.nyonya ”

” Hem bagaimana dengan design kamu” ?

Zira memberikan kertas design nya kepada nyonya Amel.

nyonya Amel memperhatikan dan tersenyum manis,

” Ternyata nona ini sangat bertanggung jawab dan mempunyai rancangan yang sangat bagus, batin nyonya Amel ”